Pages

Subscribe:

Senin, 26 September 2011

Biografi Thomas Alva Edison


Thomas Alva Edison dilahirkan di Milan, Ohio pada tanggal 11 Februari 1847. Tahun 1954 orang tuanya pindah ke Port Huron, Michigan. Edison pun tumbuh besar di sana. Sewaktu kecil Edison hanya sempat mengikuti sekolah selama 3 bulan. Gurunya memperingatkan Edison kecil bahwa ia tidak bisa belajar di sekolah sehingga akhirnya Ibunya memutuskan untuk mengajar sendiri Edison di rumah. Kebetulan ibunya berprofesi sebagai guru. Hal ini dilakukan karena ketika di sekolah Edison termasuk murid yang sering tertinggal dan ia dianggap sebagai murid yang tidak berbakat.

Meskipun tidak sekolah, Edison kecil menunjukkan sifat ingin tahu yang mendalam dan selalu ingin mencoba. Sebelum mencapai usia sekolah dia sudah membedah hewan-hewan, bukan untuk menyiksa hewan-hewan tersebut, tetapi murni didorong oleh rasa ingin tahunya yang besar. Pada usia sebelas tahun Edison membangun laboratorium kimia sederhana di ruang bawah tanah rumah ayahnya. Setahun kemudian dia berhasil membuat sebuah telegraf yang meskipun bentuknya primitif tetapi bisa berfungsi.

Tentu saja percobaan-percobaan yang dilakukannya membutuhkan biaya yang lumayan besar. Untuk memenuhi kebutuhannya itu, pada usia dua belas tahun Edison bekerja sebagai penjual koran dan permen di atas kereta api yang beroperasi antara kota Port Huron dan Detroit. Agar waktu senggangnya di kereta api tidak terbuang percuma Edison meminta ijin kepada pihak perusahaan kereta api, “Grand Trunk Railway”, untuk membuat laboratorium kecil di salah satu gerbong kereta api. Di sanalah ia melakukan percobaan dan membaca literatur ketika sedang tidak bertugas.

Tahun 1861 terjadi perang saudara antara negara-negara bagian utara dan selatan. Topik ini menjadi perhatian orang-orang. Thomas Alva Edison melihat peluang ini dan membeli sebuah alat cetak tua seharga 12 dolar, kemudian mencetak sendiri korannya yang diberi nama “Weekly Herald”. Koran ini adalah koran pertama yang dicetak di atas kereta api dan lumayan laku terjual. Oplahnya mencapai 400 sehari.

Pada masa ini Edison hampir kehilangan pendengarannya akibat kecelakaan. Tetapi dia tidak menganggapnya sebagai cacat malah menganggapnya sebagai keuntungan karena ia banyak memiliki waktu untuk berpikir daripada untuk mendengarkan pembicaraan kosong.

Tahun 1868 Edison mendapat pekerjaan sebagai operator telegraf di Boston. Seluruh waktu luangnya dihabiskan untuk melakukan percobaan-percobaan tehnik. Tahun ini pula ia menemukan sistem interkom elektrik.

Thomas Alva Edison mendapat hak paten pertamanya untuk alat electric vote recorder tetapi tidak ada yang tertarik membelinya sehingga ia beralih ke penemuan yang bersifat komersial. Penemuan pertamanya yang bersifat komersial adalah pengembangan stock ticker. Edison menjual penemuaannya ke sebuah perusahaan dan mendapat uang sebesar 40000 dollar. Uang ini digunakan oleh Edison untuk membuka perusahaan dan laboratorium di Menlo Park, New Jersey. Di laboratorium inilah ia menelurkan berbagai penemuan yang kemudian mengubah pola hidup sebagian besar orang-orang di dunia.

Tahun 1877 ia menemukan phonograph. Pada tahun ini pula ia menyibukkan diri dengan masalah yang pada waktu itu menjadi perhatian banyak peneliti: lampu pijar. Edison menyadari betapa pentingnya sumber cahaya semacam itu bagi kehidupan umat manusia. Oleh karena itu Edison mencurahkan seluruh tenaga dan waktunya, serta menghabiskan uang sebanyak 40.000 dollar dalam kurun waktu dua tahun untuk percobaan membuat lampu pijar. Persoalannya ialah bagaimana menemukan bahan yg bisa berpijar ketika dialiri arus listrik tetapi tidak terbakar. Total ada sekitar 6000 bahan yang dicobanya. Melalui usaha keras Edison, akhirnya pada tanggal 21 Oktober 1879 lahirlah lampu pijar listrik pertama yang mampu menyala selama 40 jam.

Masih banyak lagi hasil penemuan Edison yang bermanfaat. Secara keseluruhan Edison telah menghasilkan 1.039 hak paten. Penemuannya yang jarang disebutkan antara lain : telegraf cetak, pulpen elektrik, proses penambangan magnetik, torpedo listrik, karet sintetis, baterai alkaline, pengaduk semen, mikrofon, transmiter telepon karbon dan proyektor gambar bergerak.

Thomas Edison juga berjasa dalam bidang perfilman. Ia menggabungkan film fotografi yang telah dikembangkan George Eastman menjadi industri film yang menghasilkan jutaan dolar seperti saat ini. Dia pun membuat Black Maria, suatu studio film bergerak yang dibangun pada jalur berputar.

Melewati tahun 1920-an kesehatannya kian memburuk dan beliau meninggal dunia pada tanggal 18 Oktober 1931 pada usia 84 tahun. (An)

Minggu, 25 September 2011

Pengertian Pelapukan


   Pelapukan atau weathering (weather) merupakan perusakan batuan pada kulit bumi karena pengaruh cuaca (suhu, curah hujan, kelembaban, atau angin). Karena itu pelapukan adalah penghancuran batuan dari bentuk gumpalan menjadi butiran yang lebih kecil bahkan menjadi hancur atau larut dalam air. Pelapukan dibagi dalam tiga macam, yaitu pelapukan mekanis, pelapukan kimiawi, dan pelapukan biologis.

Pencerahan


      ''HAM adalah hak dasar yang dimiliki setiap manusia dari masih dikandung dan selama manusia itu hidup yang merupakan anugerah dari Yang Maha Kuasa." 
      
     jadi janganlah menindas orang yang lemah, karena orang yang lemah pun  dianugerahkan hak untuk hidup di dunia ini!

Kamis, 15 September 2011

TANAH DI INDONESIA


1. Histosols ( histos : jaringan tanaman, solum: tanah )
ü              Bahan induk/ Faktor pembentuk tanah:
o   Bahan organik yang di dekomposisi dari jaringan tanman.
ü              Persebaran:
o   Riau, Sumatra, Kalimantan tengah, Kalimantan barat, Sumatra selatan.

2. Entisols ( tanah mineral yang masih muda )
ü             Bahan induk/ Faktor pembentuk tanah:
o   Sedimen vulkanik, batuan kapur, metamorfik.
ü             Persebaran :
o   Papua, Kalimantan tengah, Sumatra selatan, dan NTT.

3. Vertisol
ü              Bahan induk/ Faktor pembentuk tanah:
o   Iklim kering
ü             Persebaran :
o   NTT, Jawa timur, NTB, Sulawesi selatan, Jawa tengah.

4. Andisol
ü             Bahan induk/ Faktor pembentuk tanah:
o   Endapan vulkanik
ü  Persebaran:
o   Sumatra utara, Jawa timur, Jawa barat, Jawa tengah, Maluku.

5. Alfisols (mediteran)
ü              Bahan induk/ Faktor pembentuk tanah:
o   Batu kapur, tuvo, lahar, bahan organik
ü   Persebaran :
o   Jawa, Sumatra, Kalimantan, Papua, Bali,  Nusa tenggara, Sulawesi,  Papua.


6. Inceptisols
ü              Bahan induk/ Faktor pembentuk tanah:
o   Batuan beku, Sediman atau metamorf asam atau basa
ü   Papua, Kalimantan timur, Kalimantan tengah, Maluku.

7. Mollisols
ü              Bahan induk/ Faktor pembentuk tanah:
o   Bahan organik, batuan kapur
ü   Papua, NTT, Maluku, Kalimantan timur, Sulawesi tengah, Jawa timur.

8. Ultisols
ü              Bahan induk/ Faktor pembentuk tanah:
o   Tanah berwarna kuning merah dan mengalami pencucian
ü              Persebaran :
o   Kalimantan timur, Papua, Kalimantan barat, Kalimantan tengah, Riau.
o   ( total luas sekitar 45, 79 juta ha atau 24, 3 %  dari luas lahan Indonesia )

9. Oxisols
ü              Bahan induk/ Faktor pembentuk tanah:
o   Al, Fe
ü              Persebaran :
o   Sumatra selatan, Papua, Kalimantan tengah, Kalimantan barat, Jambi, Lampung.
o   ( total luas sekitar 14, 11 juta ha atau 7,5 % dari luas daratan Indonesia.)
 10. Spodosols

ü    Persebaran :
o   Kalimantan tengah, Kalimantan barat, kalimantan timur.
o   ( total luas sekitar 2, 16 juta ha atau 1 % dari luas daratan Indonesia)

SNORKELING

     
         Snorkeling is a great way to see life under water. You float on the top of  the water breathe through a snorkel. On end the snorkel tube fits in your mouth, and the other end sticks above the water. But you must be a good swimmer to do the snorkeling.
          Because snorkeling only requires basic equipments, most people find it easier to take up than scuba diving, which requires specialized equipments and training . The two activities differ in that snorkelers do not take air thanks underwater with them to enable them to breathe. Instead, snorkelers hold their breath while underwater and breathe only while at the surface.
          The primary swimming tecnique used by snorkelers is the free dive, also called a breath-hold dive. To make a free dive, snorkelers take a deep breath of air through at the snorkel, bend their bodies down at the waist, and kick their feed up. This actions forces their bodies underwater, and they can descend in a straight line.
          Once the diver begins to run out of breath, he or she swims back up to the surface. By exhaling, or blowing strongly, the diver clears water that has enterd the snorkeltube during the dive. The diver can then take another breath through the snorkel and resume floating at the surface without liftig the head above water.
          Without snorkel, the diver would bob up and down on the surface and be hit by waves while struggling to breathe; in addition, the diver might lose sight of underwater objects of interest. By using a snorkel and remaining face down, the diver can easily float overs the waves while continuing to breathe and maintaining focus on underwater objects.         




ART


          We call lots of thing art today. We use the term visual arts to describe the arts we can see. Painting, sculpture, and architecture have long been the major visual arts in Europe and North America. Today, we include photography, furniture, pottery, jewelry, and many other arts and craft among the visual arts.
          Sometimes we speak of the fine arts-other form of expressions that appeal to our sense of beauty and form. This broader category includs literature, music, and dance, in addition to the visual arts.
          Painting, sculpture, and architecture have all been around for a long time. We tend to consider them the most important forms of art.
          People painted ang drew on the walls of caves during the Stone Age, as long as 32,000 years ago. They made pictures of animals-probably the animals they hunted for food.
          Over time, artist started painting different subjects. They painted landscapes, portraits of people, religious figures, and still lives(fruits, flowers, and other objects that don’t move).
          Sculpture is as old as painting. The first sculptures we know about are small figure. The human figure remained the most popular subject of sculpture until the 20th century. Today, sculptors are concerned more with the materials of sculpture than with subjects. They even make sculptures out of  junk and other objects they find lying around.
           

PENGGOLONGAN INFLASI


1.       Berdasarkan sumber timbulnya inflasi
a.       Inflasi yang berasal dari dalam negeri.
b.      Inflasi yang berasal dari luar negeri.
2.       Berdasarkan cakupan pengaruh kenaikan harga
Jika kenaikan herga harga secara umum hanya berkaitan dengan beberapa barang tertentu secara kontinu disebut inflasi tertutup ( closed inflation), dan apabila kenaikan harga terjadi secara keseluruhan disebut inflasi terbuka ( open inflation), sedngakan apabila serangan  inflasi demikian hebat nya dan setiap harga-harga terus berubah dan meningkat sehingga orang tidak dapat menahan uang lebih lama disebabkan nilai uang terus merosot disebut inflasi yang tidak terkendali ( hyper inflation)
3.    Berdsarkan parah atau tidak nya inflasi
a.       Inflasi ringan ( dibawah 10% setahun )
b.      Inflasi sedang ( antara 10%-30% setahun )
c.       Inflasi berat ( antara 305-100% setahun )
d.      Inflasi tak terkendali ( ditas 100 setahun)
Apabila inflasi itu ringan justru mempunyai pengaruh yang positif dalam arti dapat mendorng perekonomian untuk berkembang lebih baik, yaitu meningkatkan pe dapatan nasional dan membuat orang menjadi bergairah untuk bekerja, menabung, dan mengadakan investasi.

Mengenai Saya

Foto saya
SMAN 9 Bandar Lampung'10 | DIII Akuntansi Sekolah Tinggi Akuntansi Negara(STAN)'13